AYAM PEDAGING( BROILER)
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Setiap hari kebutuhan manusia akan konsumsi bahan pangan, khususnya
konsumsi bahan pangan yang berasal dari hewani seperti konsumsi daging yang
berasal dari ternak ruminanasia maupun dari ternak unggas yang semakin hari semakin
meningkat dan belum dapat swasembada.
Ternak unggas merupakan ternak yang mudah dikembangkan dan dapat
dijadikan sebagi prospek yang besar dalam mencukupi kebutuhan asupan bahan
pangan berupa daging.
Ayam pedaging atau yang
lebih dikenal dengan nama ayam broiler merupakan salah satu ternak unggas yang
dapat menghasilkan daging dalam waktu yang relative singkat dan merupakan salah
satu sumber protein hewani. Ditinjau dari segi mutu, daging ayam memiliki nilai
gizi yang tinggi dibandingkan ternak lainnya. Hingga saat ini, usaha peternakan
ayam broiler merupakan salah satu kegiatan yang paling cepat dan efisien untuk
menghasilkan bahan pangan hewani yang bermutu dan bernilai gizi tinggi.
Faktor yang mempengaruhi
laju pertumbuhan ayam yang lebih cepat dibandingkan dengan komoditas ternak
lainnya, permodalan yang relatif lebih kecil, penggunaan lahan yang tidak
terlalu luas serta kebutuhan dan kesadaran masyarakat meningkat akan kandungan
gizinya. Sehingga kondisi ini menuntut adanya penyediaan daging ayam
yang cukup, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
Kemampuan ayam pedaging tersebut untuk menghasilkan daging tidak terlepas
dari pakan, bibit, dan system pemeliharaan yang baik. Pemeliharaan ayam broiler
membutuhkan penanganan yang intensif karena sistim pemeliharaan sangat
mempengaruhi keberhasilan dalam mencapai pertumbuhan yang optimal.
Keberhasilan dalam pengelolaan ternak ayam pedaging ini adalah tergantung
kepada management atau tata kelola, yaitu bagaimana cara untuk mendapatkan cara
yang paling efektif dan efesiaen dalam pemakaian infut usaha peterakan dalam
mendapatkan produksi yang maksimal.
Peranana manusia sebagai pengelola sangat penting dalam mengkombinasikan
factor bibit, pakan, SDM dan menciftakan
lingkungan ayang tepat dalam satu kesatuan usaha peternakan unggas.
Ha inilah yan mendasari mahasiswa atau praktikan untuk belajar lebih lagi
dalam memelihara ayam pedaging atau ayam broiler dengan praktikum secara
langsung, agar kedepanya praktikan atau mahasiswa dapat mengetahu bagaimnana cara
yang baik dalam berternak ayam broiler.
1.2 Tujuan dan Manfaat
Tujuan pelaksanaan
praktikum Produksi Ternak Unggas ini adalah Untuk mengetahui dan mengenal secara mendeteil karakteristik
dari ayam broiler. Serta dapat menambah
pengalaman dalam tatalaksana pemeliharaan ayam broiler. Dan juga belajar
bekerja sama, melatih sikap mandiri, bertanggung jawab, disiplin dan hidup
bermasyarakat.
Manfaat dari pelaksanaan praktikum ini adalah selain membantu mahasiswa
dalam memahami mata kuliah Produksi Ternak Unggas, juga dapat menambah wawasan
yang lebih luas tentang bagaimana caranya berternak ayam broiler dengan cara
yang baik dan tepat, mahasiswa dapat memahami betapa pentingnya kita mendirikan
suatu usaha peternakan untuk menghasilkan bahan makanan yang bernilai gizi
tinggi.
II. TINJAUAN PUSTAKA
Ayam broiler adalah istilah untuk
menyebut galur ayam hasil budi daya teknologi yang memiliki karakteristik
ekonomis dengan cirri khas pertumbuhan yang cepat sebagai penghasil daging siap
potong pada umur relative muda. Ayam broiler memiliki cirri-ciri antara lain
bentuk dada besar, kuat dan penuh daging, temperamennya lamban dan tenang
(Suharno dan Nazarudin, 1991).
Ayam potong (broiler)
merupakan ternak yang paling ekonomis bila dibandingkan dengan ternak lain,
kelebihan yang dimiliki adalah kecepatan pertambahan/produksi daging dalam
waktu yang relatif cepat dan singkat atau sekitar 4-5 minggu produksi daging
sudah dapat dipasarkan atau dikonsumsi (Murtidjo, 2003).
Wahju (1988) menyatakan
bahwa kisaran bobot badan dan waktu potong tergantung dari berbagai faktor,
dimana bobot akhir dipengaruhi oleh jenis kelamin, bangsa ayam, suhu
lingkungan, energi metabolis ransum dan kadar protein dalam ransum.
Menurut Mounthney (1983)
ayam broiler yang baik adalah ayam yang cepat tumbuh dengan warna bulu putih,
tidak terdapat warna-warna gelap pada karkasnya, memiliki konfirmasi dan ukuran
tubuh yang seragam. Ayam broiler akan tumbuh optimal pada temperature
lingkungan 19-21˚C (Soeharsono, 1976).
Menurut Rasyat (2004) yang dimaksud dengan ayam potong (broiler) adalah ayam
yang muda jantan atau betina yang berumur dibawah 8 minggu dengan bobot
tertentu, pertumbuhan yang cepat timbunan daging baik dan banyak.
Sarmono (2007), menytakan bahwa ada beberapa bentuk pakan ayam buras
yaitu tepung halus, tepung kasar, pellet, atau bijian yang utuh. Pakan tepung
halus digunakan untuk fase starter, tepung kasar untuk fase grower, selanjutnya
pakan ayam buras dewasa berbentuk pellet, biji utuh, atau tepung kasar.
Sumber bahan pakan yang dimaksud di atas dapat
diperoleh dengan cara memanfaatkan limbah, baik limbah pertanian, limbah
perkebunan yang masih belum lazim digunakan (Sinurat, 1999),
Ransum disusun iso-protein (21-22%) dan iso-energi (3000 kkal/kg) sesuai
kebutuhan menurut Scott, et al (1982).
Kandungan serat kasar dalam ransum tidak
boleh lebih dari lima persen (Morrison, 1961).
Meningkatnya ransum yang dikonsumsi dengan
kualitas yang baik, akan memberikan kesempatan pada tubuh ternak untuk
meretensi zat-zat makanan yang lebih banyak, sehingga kebutuhan protein untuk
pertumbuhan terpenuhi (Wahju, 1972).
Wahju (1992) yang menyatakan bahwa kandungan
energi ransum yang sama akan menghasilkan konsumsi ransum yang sama pula.
Begitu pula penambahan ampas umbi garut produk fermentasi sampai dengan tingkat
20% dalam ransum, tidak meningkatkan kandungan serat kasar ransum perlakuan
yang nyata.
Kandungan serat kasar dalam ransum yang relatif
sama (3,59% - 4,25%), akan memberikan dampak yang sama pula terhadap konsumsi
ransum (Morrison, 1961; Lubis, 1963).
Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi ransum
adalah energi dalam
ransum,
type ayam, temperatur dan iklim setempat, bobot badan, palatabilitas dan serat
kasar ransum (Heuser, 1955).
Ransum yang memiliki nilai kecernaan rendah,
menyebabkan protein yang diserap tubuh ternak yang bersangkutan menjadi rendah.
Hal demikian akan berpengaruh terhadap pertambahan bobot badan, sebab derajat
pertumbuhan ayam
sangat
berhubungan erat dengan kecernaan protein (Lubis, 1963).
Kandungan serat kasar yang tinggi akan menurunkan
daya cerna, terutama daya cerna protein (Tulung, 1987).
Ayam broiler jantan lebih
efisien dalam mengubah ransum mejadi daging daripada betina. Ayam broiler
jantan dengan bobot badan 1,66 kg membutuhkan rasum sekitar 2,94 kg, sedangkan
untuk betina dengan bobot badan yang sama membutuhkan 3,26 kg (North, 1984).
Menurut North (1984), metode
pemberian pakan yang dibatasi disesuai dengan kebutuhan yang diperlukan setiap
harinya. Metode ini tidak cocok untu ayam broiler karena akan mengurangi
pertambahan berat badan dan efisiensi pakan.
Tinggi rendahnya nilai konversi ransum sangat
dipengruhi oleh konsumsi ransum dan pertambahan bobot badan. Pertambahan bobot
badan yang semakin rendah pada tingkat konsumsi ransum yang sama akan
menghasilkan nlai konversi ransum yang semakin besar (Scott, 1982).
Kandungan zat-zat ransum dalam
produksi broiler bersifat kritis. Ransum itu harus menyediakan semua makanan
yang penting untuk pertumbuhan yang cepat dan adalah biasa untuk menambahkan
antibiotika dan mungkin bahan-bahan tambahan lainnya (Payne et al., 1993).
Karbohidrat disamping
merupakan kebutuhan pokok untuk hidup, juga untuk pertumbuhan daging. Kebutuhan
energi untuk ayam broiler adalah 2800 – 3200 kcal/kg (NRC, 1984).
Koversi ransum adalah jumlah
ransum yang dikonsmsi untuk seitap pertambahan berat badan. Konversi ransum
mecerminkan kesanggupan ternak dalam
memafaatkan rasum (Wahju, 1992).
III. MATERI DAN METODE
III. MATERI DAN METODE
3.1 Waktu dan Tempat
Praktikum
Produksi Ternak Unggas ini dilaksanakan pada 23 mei sampai dengan 19 Juni 2011 atau kurang lebih
selama 35 hari, yang bertempat di Kandang Percobaan Produksi Ternak Unggas
Fakultas Peternakan Universitas Jambi.
3.2 Materi
Materi
yang digunakan dalam praktikum ini adalah ayam broiler, pakan, vita chick, tempat pakan, tempat minum, lampu, detergen,
sapu, penyemprot, plastik, timbangan, aquades, brush, pisau, terpaldan litter
yang digunakan sebagai alas untuk mengurangi kontaminasi dari kotoran ayam.
3.3 Metoda
Cara
kerja atau metoda yang dilakukan dalam praktikum pemeliharaan ternak ayam
pedaging atau broiler ini adalah meliputi persiapan kandang, pemeliharaan
ternak ayam, dan yang terakhir adalah pengambilan karkas.
Sebelum
ternak yam dimasukkan ke dalam kandang yang pertama sekali dilakukan adalah
melakukan sanitasi lingkungan kandang ayam, semua pekarangan kandang
dibersihkan beserta peralatannya, kemudian
dikapur dan didesinfeksi dengan menggunakan aquades, tempat pakan dan
minum dibersihkan, kandang dibentuk sesuai yang diinginkan dan terbuat dari jaring-jaring
kawat, kandang dilapisi dengan koran sebagai alas . Kandang dilengkapi dengan tempat pakan dan minum
masing-masing 1 buah, lampu pijar dipasang pada setiap kandang dan diberi nomor
atau tanda.
Setelah
persiapan kandang dilakukan maka anak ayam siap untuk dimasukkan dan dipelihara
yang mana anak ayam dibagikan kepada setiap kelompok 5 - 6 ekor setiap kelompok
dan diletakkan pada kandang yang sudah tersedian pakan, air minum dan lampu.
Pada kaki ayam diberi tanda supaya lebih mudah untuk melakukan penimbangan.
Setelah itu bobot badan awal ayam ditimbang lalu dilakukan pemeliharaan selama 35
hari, setiap hari mahasiswa harus mengatur piket untuk melihat perkembangan
ayam dan memperhatikan pakan serta air minum, lokasi harus tetap bersih tidak
boleh ada keributan, setiap minggu ayam harus ditimbang, demikian juga pakan
yang diberi dan yang sisa harus ditimbang. Vaksinasi dilakukan hanya 1 kali,
vita chick diberikan melalui air minum.
Pada
minggu ke 5 atau hari panen, ayam di
timbang terlebih dahulu lalu di beri tanda kembali, selanjutnya semua ayam di
masukkan ke dalam keranjang ayam kemudian dipotong. Setelah itu dilakukan
pencabutan bulu dimana pertama sekali ayam direndam dalam air panas sebentar
kemudian di letakkan pada alat pencabut bulu yang menggunakan mesin. Kemudian
ayam dibersihkan dan di pisahkan karkasnya.
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
Setelah selesai melaksanakan praktikum selama kurang
lebih 35 hari maka didapatkan hasil praktikum sebagai brikut;
Pada
praktikum kali ini ayam yang digunakan
adalah ayam tipe pedagin atau
yang lebih dikenal dengan ayam broiler. Ayam broiler adalah istilah
untuk menyebut galur ayam hasil budi daya teknologi yang memiliki karakteristik
ekonomis dengan cirri khas pertumbuhan yang cepat sebagai penghasil daging siap
potong pada umur relative muda. Ayam broiler memiliki cirri-ciri antara lain
bentuk dada besar, kuat dan penuh daging, temperamennya lamban dan tenang
(Suharno dan Nazarudin, 1991).
Masa
panen dari ayam tipe pedaging ini dapat dikatakan sangat singkat atau
cepat jika dibandingkan dengan ayam yang lainnya, hal ini dikarenakan ayam ini
merupakan ayam unggulan hasil seleksi yang dikhususkan pada produksi daging.
Sepeti pendapat seorang ahli yang
menyatakan bahwa ayam potong
(broiler) merupakan ternak yang paling ekonomis bila dibandingkan dengan ternak
lain, kelebihan yang dimiliki adalah kecepatan pertambahan/produksi daging
dalam waktu yang relatif cepat dan singkat atau sekitar 4-5 minggu produksi
daging sudah dapat dipasarkan atau dikonsumsi (Murtidjo, 2003).
Setelah melaksanakan
praktikum selama 35 hari maka didapatkan bobot ayam yang dipelihara yaitu
sebagai berikut;
Table 1. Bobot Badan
No
|
Kode ayam
|
Bobot awal (gr)
|
Bobot minggu I
(gr)
|
Bobot minggu II
(gr)
|
Bobot minggu III
(gr)
|
Bobot minggu IV
(gr)
|
Bobot akhir (gr)
|
1
|
D18.1
|
48
|
202
|
503
|
935
|
1257
|
1680
|
2
|
D18.2
|
46
|
231
|
439
|
872
|
1280
|
1602
|
3
|
D18.3
|
45
|
176
|
484
|
920
|
1352
|
1352 (mati)
|
4
|
D18.4
|
50
|
206
|
495
|
945
|
1470
|
1695
|
5
|
D18.5
|
53
|
254
|
614
|
1250
|
1780
|
2253
|
Jumlah
|
242
|
1069
|
2535
|
4922
|
7139
|
8582
|
|
Rata-rata
|
48.4
|
231.8
|
507
|
984.4
|
1427.8
|
1716.4
|
|
Berdasarkan
data yang diperoleh di atas dapat
terlihat dengan jelas bahwa bobot badan ayam broiler setiap minggu meningkat
dengan cepat. Hal ini diakibatkan oleh tingkat konsumsi dari pada ayam sangat
tinggi sehingga ayam cepat berkembang.
Menurut
pendapat seorang ahli yang menyatakan bahwa kisaran bobot badan dan waktu
potong tergantung dari berbagai faktor, dimana bobot akhir dipengaruhi oleh
jenis kelamin, bangsa ayam, suhu lingkungan, energi metabolis ransum dan kadar
protein dalam ransum (Wahju, 1988)
Dalam pemeliharaan ayam broiler ini hal yang
paling jelas dapat dilihat, apakah ayam yang dipelihara sehat dan produksinya
maksimal adalah pertambahan bobot badan (PBB) dari ayam. Agar mendapatkan hasil pertambahan bobot badan ayam
broiler dapat dilihat contoh rumus sebagai berikut:
PBB = Bobot ayam pada minggu (n) – bobot ayam
sebelumnya
Berdasarkan
rumus diatas diperoleh hasil data
pertambahan bobot badan selama pemeliharaan ayam broiler setiap minggunya dapat
dilihat pada table berikut:
Table 2. Pertambahan
Bobot Badan Ayam Broiler (gr)
No
|
Kode ayam
|
PBB minggu I (gr)
|
PBB minggu II
(gr)
|
PBB minggu III
(gr)
|
PBB minggu IV
(gr)
|
PBB minggu V (gr)
|
1
|
D18.1
|
154
|
455
|
432
|
322
|
430
|
2
|
D18.2
|
185
|
393
|
433
|
457
|
405
|
3
|
D18.3
|
131
|
439
|
436
|
432
|
-
|
4
|
D18.4
|
156
|
445
|
450
|
525
|
479
|
5
|
D18.5
|
201
|
561
|
636
|
530
|
486
|
Jumlah
|
827
|
2291
|
2387
|
2266
|
1800
|
|
Rata-rata
|
165.4
|
458.2
|
552
|
435,2
|
450
|
|
Pertambahan bobot badan ayam broiler pada saat praktikum ini tergolong
sangat tinggi, sesuai dengan yang diharapkan walaupun ada ayam yang mati akibat
diserang penyakit secara tiba-tiba.
Ayam broiler jantan lebih efisien
dalam mengubah ransum mejadi daging daripada betia. Ayam broiler jantan dengan
bobot badan 1,66 kg membutuhkan rasum sekitar 2,94 kg, sedangkan untuk betina
dengan bobot badan yang sama membutuhkan 3,26 kg (North, 1984).
Menurut North (1984), metode pemberian pakan yang dibatasi disesuai
dengan kebutuhan yang diperlukan setiap harinya. Metode ini tidak cocok untu ayam broiler karena
akan mengurangi pertambahan berat badan dan efisiensi pakan.
Pakan
yang baik adalah yang cukup mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh
ayam (protein, lemak, abu, serat kasar, energi, vitamin dan asam-asam amino).
Konsumsi pakan yang diberikan
perminggunya semakin hari semakin meningkat, hal ini sesuai dengan pertambhan
bobot badan ayam. Semakin tinggi pertambhan bobot badan ayam maka konsumsi
pakanya juga semakin besar juga ataupu sebaliknya. Berikut ini adalah tabel
konsumsi pakan ayam per minggunya.
Tabel 3. Konsumsi Pakan
Perlakuan
|
Jumlah
ayam
|
Minggu I
|
Minggu II
|
||||
Beri
|
Sisa
|
Konsumsi
|
Beri
|
Sisa
|
Konsumsi
|
||
Klmpk
D18
|
5 ekor
|
1 kg
|
-
|
1 kg
|
2 kg
|
279 gr
|
1,721 kg
|
Minggu III
|
Minggu IV
|
Minggu V
|
||||||
Beri
|
Sisa
|
Knsmsi
|
Beri
|
Sisa
|
Konsumsi
|
Beri
|
Sisa
|
Konsumsi
|
3 kg
|
-
|
3 kg
|
5 kg
|
1,414 kg
|
3,586 kg
|
5kg
|
250 gr
|
4750 gr
|
Data diatas dapat terlihat bahwa tingkat konsumsi
pakan dari pada ayam broiler dapat
tergolong dalam kategori sangat tinggi. Setiap
minggu dilakukan penambahan pakan yang banyak, semakin bertambah umur ayam
semakin banyak pula ayam membutuhkan / mengkonsumsi pakan dan air minum untuk
melangsungkan hidupnya.
Seperti yang diutarakan oleh seorang ahli yang
menyatakan meningkatnya ransum yang dikonsumsi dengan kualitas yang baik, akan
memberikan kesempatan pada tubuh ternak untuk meretensi zat-zat makanan yang
lebih banyak, sehingga kebutuhan protein untuk pertumbuhan terpenuhi (Thomas.S,
1996)
Praktikan yang yang memebrikan pakan pada ternak
kurang memeprhatikan, bagaimana cara memebrikan pakan yang benar dan kurang
memperdulikanjumlah yang diberikan.
Menurut
pendapat seorang ahli yang menyatakan bahwa konsumsi pakan setiap ternak ayam
berbeda beda hal ini dikarenakan beberap faktor yaitu energi dalam
ransum, type ayam, temperatur dan iklim setempat, bobot badan, palatabilitas
dan serat kasar ransum dan cara ayam makan. (Wahju, 1992).
Meningkatnya ransum yang
dikonsumsi dengan kualitas yang baik, akan memberikan kesempatan pada tubuh
ternak untuk meretensi zat-zat makanan yang lebih banyak, sehingga kebutuhan
protein untuk pertumbuhan terpenuhi (Wahju, 1972).
Dilihat dari sifat ayam makan,
ayam lebih suska pakan yang warnanya cerah dan teksturnya kasar atau berupa
butir butiran. Jenis ataupun pakan ayam berbeda beda, sesuai dengan orang yang
memberikannya, seperti yang diungkapkan oleh Sarmono (2007), bahwa ada beberapa
bentuk pakan ayam buras yaitu tepung halus, tepung kasar, pellet, atau bijian
yang utuh. Pakan tepung halus digunakan untuk fase starter, tepung kasar untuk
fase grower, selanjutnya pakan ayam buras dewasa berbentuk pellet, biji utuh,
atau tepung kasar.
Jumlah konsumsi pakan dan
pertambhan bobot badan dari ternak ayam sangat mempengaruhi angka dari
konversi. Angka konversi menunjukkan apakan ternak yang dipelihara
menguntungkan ataupun sebaliknya.
Angka konversi
pada ayam broiler perlakuan kelompok D18 bisa dikatakan bagus. Karena
besar dari konversi yang di dapat masih standar sehingga untuk menghasilkan
pertambahan bobot badan ayam broiler 1 kg membutuhkan pakan sekitar 1 kg setiap
minggunya. Seperti yang dikatakan Wahju, (1992) yaitu koversi ransum adalah
jumlah ransum yang dikonsumsi untuk seitap pertambahan berat badan. Konversi
ransum mecerminkan kesanggupan ternak dalam
memafaatkan rasum
Tabel 4. Angka Konversi
No
|
Perlakuan
|
Konversi pakan
|
||||
Minggu 1
|
Minggu 2
|
Minggu 3
|
Minggu 4
|
Minggu 5
|
||
1
|
Kelompok D18
|
1,035
|
0,78
|
1,15
|
1,59
|
2,63
|
Menurut pedapat seorang ahli yang
menyatakan bahwa yang mempengaruhi tinggi
rendahnya nilai konversi ransum adalah konsumsi ransum dan pertambahan bobot badan.
Pertambahan bobot badan yang semakin rendah pada tingkat konsumsi ransum yang
sama akan menghasilkan nilai konversi ransum yang semakin besar ataupun
sebaliknya (Husry, 1998)
Berikut ini adalah hasil penimbangan dari karkas ayam
yang broiler atau pedaging yang dipelihara .
Tabel 5. Bobot Karkas Bersih
No
|
Kode ayam
|
Berat Karkas
|
1
|
B7.1
|
1,295kg
|
2
|
B7.2
|
1,250 kg
|
4
|
B7.4
|
1,325kg
|
5
|
B7.5
|
1,650 kg
|
Sebelum ayam dipotong
terlebih dahulu ditimbang bobotakhirnya sebelum diambil karkasnya. Bagian dari
tubuh ternak yang dipisahkan adalah bagian organ dalam, khususnya sistim
pencernaan, lalu kepala, kaki ayam, yang mana bagian bagian masing masing
dipisahkan dan ditimbang.
Berdasarkan data diatas
dapat dilihat dengan jelas bahwa ayam yang dipelihara pertumbuhan atau
pertambhan bobot badanya cukup tinggi, hal ini dapat dilihat dari hasila khir
karkas setelah dilakukan pemotongan
Hasil karkas yang
diperoleh pada saat praktikum mempunyai nilai karkas yang bagus karena bobot bersih
dari pada karkas yang sangat tinggi. Dagingnya bagus dan banyak mengandung lemak atau ayam dikatakan sangat
gemuk. Karkas yang baik dapat menentukan nilai harga yang sangat tinggi.
V. PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan
hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ayam broiler yang dipelihara
selama 35 hari produksinya cukup maksimal dan bagus, hal ini terbukti dari
pertambahan bobot badan ayam yang cukup tinggi.
5.2 Saran
Setelah melaksanakan praktikum
ini diharapkan mahasiswa untuk atau
praktikan harus memperhatikan dalam pemberian pakan ayam, kebersihan kandang
dan pemberian pakan maupaun air minum secara teratur.
DAFTAR PUSTAKA
Anas. 1999. Pemilihan Bibit Ternak Ayam
Type Pedaging. Cetakan ke-5. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Kurniawan,P.1998.Cara
Bertenak Ayam Pedaging. Yudistira. Jakarta.
Loparst. 1996. Feed OF Chicken Broiler.Publishing Company Inc. England.
North. 1984. Comercial Chicken Production Manual.
The Avi Publishing Company Inc. Wesport Connecticut.
Rasyaf, M. 1992. Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya. Jakarta.
Sinurat. 1999. Ilmu
Makanan Ternak Dasar. Cetakan ke-5. Gadjah Mada University Press.
Yogyakarta.
Siregar,
A.P, M. Sabrani, dan S. Pra. 1980. Teknik
Beternak Ayam Pedaging di Indonesia. Cetakan I . Penerbit Margie. Jakarta.
Thomas,
S. 1995. Pengaruh Pemberian Pakan Bermutu Terhadap Pertambahan Bobot Badan Ayam. Disertasi. Universitas Padjadjaran. Bandung.
Wahyu. 1992. Ilmu Nutrisi Unggas. Cetakan ke-3. Gadjah Mada University Press.
Yogyakarta.
LAMPIRAN
1. Pertambahan Bobot Badan
PBB Minggu I = Bobot Minggu I – Bobot Minggu Awal
D18.1 =
202 – 48
=
154 gr
D18.2 =
231 – 46
=
185gr
D18.3 =
176 – 45
=
131gr
D18.4 =
206 – 50
=
156gr
D18.5 =
254 – 53
=
201 gr
PBB Minggu II = Bobot Minggu II – Bobot
Minggu I
D18.1 =
532 – 216,5
=
315,5 gr
D18.2 =
455 – 187
=
268 gr
D18.3 =
508 – 189
=
319 gr
D18.4 =
518 – 200,5
=
317,5 gr
D18.5 =
512 – 201,5
=
310,5 gr
PBB Minggu III = = Bobot Minggu III –
Bobot Minggu II
D18.1 =
848 – 532
=
316 gr
D18.2 =
846 – 455
=
391 gr
D18.3 =
821 – 508
=
313 gr
D18.4 =
825 – 518
=
307 gr
D18.5 =
811 – 512
=
299 gr
PBB Minggu IV = = Bobot Minggu IV – Bobot Minggu III
D18.1 =
1410 - 848
=
562 gr
D18.2 =
1315 – 846
=
469 gr
D18.3 =
1327 – 821
=
506 gr
D18.4 =
1371 – 825
=
546 gr
D18.5 =
1089 – 811
=
278 gr
PBB minggu V = = Bobot Minggu V – Bobot
Minggu IV
D18.1 =
1840 - 1410
=
430 gr
D18.2 =
1720 – 1315
=
405 gr
D18.3 =
1400- 1327
=
73 gr
D18.4 =
1850 - 1371
=
479 gr
D18.5 =
1400 - 1089
=
311 gr
tidak salah hitung tuh pbb di minggu ke 2 dan ke 3 ? coba di cek ulang
BalasHapusPROMO KHUSUS MEMBER BARU 15%
BalasHapusDewaZeus adalah partner dari situs ZeusBola, yang merupakan master bandar bandar taruhan judi bola, Casino, Poker, taruhan sabung ayam online S128, CF88 DewaPoker, Live Casino Agen Resmi Lisensi Filipina Paling Terpercaya di Indonesia, hanya di zeusbola.biz.
Yang Merupakan Agen Bola Sbobet Indonesia Terpercaya, ZeusBola telah berkerja sama bersama maskapai Sbobet beroperasi di Asia yang dilisensikan oleh First Cagayan Leisure & Resort Corporation, Manila-Filipina dan di Eropa dilisensikan oleh sang presiden Isle of Man kepada beroperasi juga sebagai juru taruhan sport sedunia.
main judi pakai pulsa
Ayo join sekarang di dewazeus.pw
PROMO BONUS DEPOSIT HARIAN INDOKARTU
BalasHapusMinimal Deposit!
=== 7 Permainan 1 USER ID ===
JUDI KARTU ONLINE & AGEN POKER ONLINE
INDOKARTU merupakan situs judi poker online Indonesia terpercaya dan terlengkap dalam menyediakan permainan poker online seperti poker online, domino online, bandar ceme online, blackjack online, Bahkan sebagai situs Agen Poker Online uang asli yang menyediakan transaksi dari bank BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, memberikan deposit kecil yang sangat murah dan menyediakan hadiah jackpot setiap harinya & bisa bermain dengan para player dari seluruh daerah yang ada di Indonesia. Main poker online terpercaya di judi kartu online
indokartu.info
Ayo join sekarang di indokartu.net
JUDI ONLINE DEPOSIT PAKAI OVO
BalasHapusAgen Judi Pulsa Terpercaya Di Indonesia, tingkatan agen Poker Online membentangkan pulsa merupakan sejenis bandar judi yang menjagokan pertunjukan poker online pada masa ini sudah banget sederhana degnan munculnya tontonan ini judi online deposit melalui pulsa fasilitas bernilai berkelakuan disebuah tontonan poker online yang sanggup kita jumpai kala ini memang buah bermula kian meningkatnya masa dan teknologi waktu ini didalam tontonan cagaran online. Sehubungan cukup menelantarkan pulsa lir modal sedimen tontonan di http://104.248.148.252/ online, personel sudah merenggut giliran yang selesa beraga dan membela permainan.
Berpura-Pura memajukan pulsa didalam pergelaran poker online mestinya emang hendak makin mencebikkan anakbuah masa anda mengerjakan pergelaran agunan online. Atas datangnya sedimen melewati pulsa lalu awak akan dapat atas ringan bernilai berlagu lalu berprofesi jawara didalam sealiran pementasan poker. Atraksi judi online deposit dengan pulsa tentunya bakal menggenggam beberapa kegunaan bermain yang piawai berupa pulsa doang ataupun berbentuk uang betul didalam sewarna pertunjukan judi online.
BACA JUGA:
http://134.209.98.69/situs-agen-poker-online-deposit-pulsa-terpercaya/
http://134.209.98.69/agen-judi-poker-online-deposit-pulsa-terpercaya/
http://134.209.98.69/situs-agen-bola-deposit-pulsa-telkomsel-xl-dan-axis/
Ayo daftar sekarang hanya di ZeusBola
Permainan Slot Terbaik Dengan RTP Tertinggi Saat ini...
BalasHapusWinning303 Menjadi Best Slot Agent Saat ini...
Menawarkan Ratusan Permainan Slots Terbaiknya...
-Pragmatic Play
-Game Play
-Microgaming
-Spadegaming
-De Macao Slot
-Playtech
-Top Trend Gaming
-Habanero
-Joker Gaming
Pengalamanan Seru Akan Anda Dapatkan Disini...
Segera Bergabung Dengan Kami...Dapatkan Bonus Rollingan Setiap Hari....
Hubungi Segera:
WA: 087785425244
Cs 24 Jam Online
BalasHapusDapatkan keseruan dengan deposit minimal 10ribu di Donaco Poker...Menangkan bonus jackpot hingga puluhan juta rupiah tanpa ribet...
Ikuti Promo Menarik Setiap Bulannya dari Donaco Poker...Dapatkan Bonus Chip Setiap Hari....
Gunakan OVO pay untuk memudahkan dan mempercepat proses deposit anda!!
Dapatkan Juga Bonus Dari Donaco Poker...
- Bonus Deposit 15% New Member Weekend.
- Bonus Deposit 10% Next Deposit Weekend.
- BONUS DEPOSIT HARIAN 5%
- BONUS ROLLINGAN MINGGUAN 0.5%
- BONUS KEJUTAN LAINNYA
Hubungi Kami Secepatnya Di :
WHATSAPP : +6281333555662
BONUS SETIAP HARI DARI DONACO POKER 2021
BalasHapusDonacopoker adalah agen poker online Indonesia resmi yang melayani para pemain dari seluruh Indonesia untuk mendaftarkan diri dan bermain game kartu online yang unik. Untuk memberikan kenyamanan bagi pemain setia, Donacopoker hadir dan berikan bonus-bonus terbaik setiap harinya untuk semua game yang tersedia di Poker Online.
Keuntungan Jika bermain di website
- Proses Deposit dan withdraw maksimal 3 menit
- 100% No admin dan No robot
- Player vs Player
- Fair Play
Jalur Cepat:
WHATSAPP : +6281333555662
LINE : Donaco.poker
CHAT SEKARANG
Salam Kemenangan Untuk Anda.
Terima Kasih.
#DONACOPOKER #POKERIDN #POKERONLINE #BANDARCEME #CEME #DOMINO #SUPERTEN #CAPSA #OMAHA #BONUSPOKER #POKERTERPECAYA #DEPOSITPULSA
Winning303 - Situs Judi Online Terpercaya
BalasHapusKunjungi Result Togel Terupdate Saat ini
RESULT TOGEL
Info lengkap Silakan di add WA : 0877 8542 5244
Cs 24 Jam Online