Translate

Jumat, 13 Januari 2012


AYAM PEDAGING( BROILER)
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Setiap hari kebutuhan manusia akan konsumsi bahan pangan, khususnya konsumsi bahan pangan yang berasal dari hewani seperti konsumsi daging yang berasal dari ternak ruminanasia maupun dari ternak unggas yang semakin hari semakin meningkat dan belum dapat swasembada.
Ternak unggas merupakan ternak yang mudah dikembangkan dan dapat dijadikan sebagi prospek yang besar dalam mencukupi kebutuhan asupan bahan pangan berupa daging.
Ayam pedaging atau yang lebih dikenal dengan nama ayam broiler merupakan salah satu ternak unggas yang dapat menghasilkan daging dalam waktu yang relative singkat dan merupakan salah satu sumber protein hewani. Ditinjau dari segi mutu, daging ayam memiliki nilai gizi yang tinggi dibandingkan ternak lainnya. Hingga saat ini, usaha peternakan ayam broiler merupakan salah satu kegiatan yang paling cepat dan efisien untuk menghasilkan bahan pangan hewani yang bermutu dan bernilai gizi tinggi.
Faktor yang mempengaruhi laju pertumbuhan ayam yang lebih cepat dibandingkan dengan komoditas ternak lainnya, permodalan yang relatif lebih kecil, penggunaan lahan yang tidak terlalu luas serta kebutuhan dan kesadaran masyarakat meningkat akan kandungan gizinya. Sehingga kondisi ini menuntut adanya penyediaan daging ayam yang cukup, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
Kemampuan ayam pedaging tersebut untuk menghasilkan daging tidak terlepas dari pakan, bibit, dan system pemeliharaan yang baik. Pemeliharaan ayam broiler membutuhkan penanganan yang intensif karena sistim pemeliharaan sangat mempengaruhi keberhasilan dalam mencapai pertumbuhan yang optimal.
Keberhasilan dalam pengelolaan ternak ayam pedaging ini adalah tergantung kepada management atau tata kelola, yaitu bagaimana cara untuk mendapatkan cara yang paling efektif dan efesiaen dalam pemakaian infut usaha peterakan dalam mendapatkan produksi yang maksimal.
Peranana manusia sebagai pengelola sangat penting dalam mengkombinasikan factor bibit, pakan,  SDM dan menciftakan lingkungan ayang tepat dalam satu kesatuan usaha peternakan unggas.
Ha inilah yan mendasari mahasiswa atau praktikan untuk belajar lebih lagi dalam memelihara ayam pedaging atau ayam broiler dengan praktikum secara langsung, agar kedepanya praktikan atau mahasiswa dapat mengetahu bagaimnana cara yang baik dalam berternak ayam broiler.
                       
1.2 Tujuan dan Manfaat
Tujuan pelaksanaan praktikum Produksi Ternak Unggas ini adalah Untuk mengetahui  dan mengenal secara mendeteil karakteristik dari  ayam broiler. Serta dapat menambah pengalaman dalam tatalaksana pemeliharaan ayam broiler. Dan juga belajar bekerja sama, melatih sikap mandiri, bertanggung jawab, disiplin dan hidup bermasyarakat.
Manfaat dari pelaksanaan praktikum ini adalah selain membantu mahasiswa dalam memahami mata kuliah Produksi Ternak Unggas, juga dapat menambah wawasan yang lebih luas tentang bagaimana caranya berternak ayam broiler dengan cara yang baik dan tepat, mahasiswa dapat memahami betapa pentingnya kita mendirikan suatu usaha peternakan untuk menghasilkan bahan makanan yang bernilai gizi tinggi.


                                                                                                                                                                                                               II. TINJAUAN PUSTAKA
            Ayam broiler adalah istilah untuk menyebut galur ayam hasil budi daya teknologi yang memiliki karakteristik ekonomis dengan cirri khas pertumbuhan yang cepat sebagai penghasil daging siap potong pada umur relative muda. Ayam broiler memiliki cirri-ciri antara lain bentuk dada besar, kuat dan penuh daging, temperamennya lamban dan tenang (Suharno dan Nazarudin, 1991).
Ayam potong (broiler) merupakan ternak yang paling ekonomis bila dibandingkan dengan ternak lain, kelebihan yang dimiliki adalah kecepatan pertambahan/produksi daging dalam waktu yang relatif cepat dan singkat atau sekitar 4-5 minggu produksi daging sudah dapat dipasarkan atau dikonsumsi (Murtidjo, 2003).
Wahju (1988) menyatakan bahwa kisaran bobot badan dan waktu potong tergantung dari berbagai faktor, dimana bobot akhir dipengaruhi oleh jenis kelamin, bangsa ayam, suhu lingkungan, energi metabolis ransum dan kadar protein dalam ransum.
Menurut Mounthney (1983) ayam broiler yang baik adalah ayam yang cepat tumbuh dengan warna bulu putih, tidak terdapat warna-warna gelap pada karkasnya, memiliki konfirmasi dan ukuran tubuh yang seragam. Ayam broiler akan tumbuh optimal pada temperature lingkungan 19-21˚C (Soeharsono, 1976).
Menurut Rasyat (2004) yang dimaksud dengan ayam potong (broiler) adalah ayam yang muda jantan atau betina yang berumur dibawah 8 minggu dengan bobot tertentu, pertumbuhan yang cepat timbunan daging baik dan banyak.           
Sarmono (2007), menytakan bahwa ada beberapa bentuk pakan ayam buras yaitu tepung halus, tepung kasar, pellet, atau bijian yang utuh. Pakan tepung halus digunakan untuk fase starter, tepung kasar untuk fase grower, selanjutnya pakan ayam buras dewasa berbentuk pellet, biji utuh, atau tepung kasar.
Sumber bahan pakan yang dimaksud di atas dapat diperoleh dengan cara memanfaatkan limbah, baik limbah pertanian, limbah perkebunan yang masih belum lazim digunakan (Sinurat, 1999),
            Ransum disusun iso-protein (21-22%) dan iso-energi (3000 kkal/kg) sesuai kebutuhan menurut Scott, et al (1982).
            Kandungan serat kasar dalam ransum tidak boleh lebih dari lima persen (Morrison, 1961).
Meningkatnya ransum yang dikonsumsi dengan kualitas yang baik, akan memberikan kesempatan pada tubuh ternak untuk meretensi zat-zat makanan yang lebih banyak, sehingga kebutuhan protein untuk pertumbuhan terpenuhi (Wahju, 1972).
Wahju (1992) yang menyatakan bahwa kandungan energi ransum yang sama akan menghasilkan konsumsi ransum yang sama pula. Begitu pula penambahan ampas umbi garut produk fermentasi sampai dengan tingkat 20% dalam ransum, tidak meningkatkan kandungan serat kasar ransum perlakuan yang nyata.
Kandungan serat kasar dalam ransum yang relatif sama (3,59% - 4,25%), akan memberikan dampak yang sama pula terhadap konsumsi ransum (Morrison, 1961; Lubis, 1963).
Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi ransum adalah energi dalam
ransum, type ayam, temperatur dan iklim setempat, bobot badan, palatabilitas dan serat kasar ransum (Heuser, 1955).
Ransum yang memiliki nilai kecernaan rendah, menyebabkan protein yang diserap tubuh ternak yang bersangkutan menjadi rendah. Hal demikian akan berpengaruh terhadap pertambahan bobot badan, sebab derajat pertumbuhan ayam
sangat berhubungan erat dengan kecernaan protein (Lubis, 1963).
Kandungan serat kasar yang tinggi akan menurunkan daya cerna, terutama daya cerna protein (Tulung, 1987).
Ayam broiler jantan lebih efisien dalam mengubah ransum mejadi daging daripada betina. Ayam broiler jantan dengan bobot badan 1,66 kg membutuhkan rasum sekitar 2,94 kg, sedangkan untuk betina dengan bobot badan yang sama membutuhkan 3,26 kg (North, 1984).
Menurut North (1984), metode pemberian pakan yang dibatasi disesuai dengan kebutuhan yang diperlukan setiap harinya. Metode ini tidak cocok untu ayam broiler karena akan mengurangi pertambahan berat badan dan efisiensi pakan.
Tinggi rendahnya nilai konversi ransum sangat dipengruhi oleh konsumsi ransum dan pertambahan bobot badan. Pertambahan bobot badan yang semakin rendah pada tingkat konsumsi ransum yang sama akan menghasilkan nlai konversi ransum yang semakin besar (Scott, 1982).
Kandungan zat-zat ransum dalam produksi broiler bersifat kritis. Ransum itu harus menyediakan semua makanan yang penting untuk pertumbuhan yang cepat dan adalah biasa untuk menambahkan antibiotika dan mungkin bahan-bahan tambahan lainnya (Payne et al., 1993).
Karbohidrat disamping merupakan kebutuhan pokok untuk hidup, juga untuk pertumbuhan daging. Kebutuhan energi untuk ayam broiler adalah 2800 – 3200 kcal/kg (NRC, 1984).
Koversi ransum adalah jumlah ransum yang dikonsmsi untuk seitap pertambahan berat badan. Konversi ransum mecerminkan kesanggupan ternak dalam  memafaatkan rasum (Wahju, 1992). 

                                     III. MATERI DAN METODE
3.1 Waktu dan Tempat
            Praktikum Produksi Ternak Unggas ini dilaksanakan pada 23 mei  sampai dengan 19 Juni 2011 atau kurang lebih selama 35 hari, yang bertempat di Kandang Percobaan Produksi Ternak Unggas Fakultas Peternakan Universitas Jambi.
3.2 Materi
            Materi yang digunakan dalam praktikum ini adalah ayam broiler, pakan, vita chick,  tempat pakan, tempat minum, lampu, detergen, sapu, penyemprot, plastik, timbangan, aquades, brush, pisau, terpaldan litter yang digunakan sebagai alas untuk mengurangi kontaminasi dari kotoran ayam.
3.3 Metoda
            Cara kerja atau metoda yang dilakukan dalam praktikum pemeliharaan ternak ayam pedaging atau broiler ini adalah meliputi persiapan kandang, pemeliharaan ternak ayam, dan yang terakhir adalah pengambilan karkas.
            Sebelum ternak yam dimasukkan ke dalam kandang yang pertama sekali dilakukan adalah melakukan sanitasi lingkungan kandang ayam, semua pekarangan kandang dibersihkan beserta peralatannya, kemudian  dikapur dan didesinfeksi dengan menggunakan aquades, tempat pakan dan minum dibersihkan, kandang dibentuk sesuai yang diinginkan dan terbuat dari jaring-jaring kawat, kandang dilapisi dengan koran sebagai alas . Kandang  dilengkapi dengan tempat pakan dan minum masing-masing 1 buah, lampu pijar dipasang pada setiap kandang dan diberi nomor atau tanda.

            Setelah persiapan kandang dilakukan maka anak ayam siap untuk dimasukkan dan dipelihara yang mana anak ayam dibagikan kepada setiap kelompok 5 - 6 ekor setiap kelompok dan diletakkan pada kandang yang sudah tersedian pakan, air minum dan lampu. Pada kaki ayam diberi tanda supaya lebih mudah untuk melakukan penimbangan. Setelah itu bobot badan awal ayam ditimbang lalu dilakukan pemeliharaan selama 35 hari, setiap hari mahasiswa harus mengatur piket untuk melihat perkembangan ayam dan memperhatikan pakan serta air minum, lokasi harus tetap bersih tidak boleh ada keributan, setiap minggu ayam harus ditimbang, demikian juga pakan yang diberi dan yang sisa harus ditimbang. Vaksinasi dilakukan hanya 1 kali, vita chick diberikan melalui air minum.
            Pada  minggu ke 5 atau hari panen, ayam di timbang terlebih dahulu lalu di beri tanda kembali, selanjutnya semua ayam di masukkan ke dalam keranjang ayam kemudian dipotong. Setelah itu dilakukan pencabutan bulu dimana pertama sekali ayam direndam dalam air panas sebentar kemudian di letakkan pada alat pencabut bulu yang menggunakan mesin. Kemudian ayam dibersihkan dan di pisahkan karkasnya. 


                                                   IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
            Setelah  selesai melaksanakan praktikum selama kurang lebih 35 hari maka didapatkan hasil praktikum sebagai brikut;
            Pada praktikum kali ini ayam yang digunakan  adalah ayam  tipe pedagin atau yang lebih dikenal dengan ayam broiler. Ayam broiler adalah istilah untuk menyebut galur ayam hasil budi daya teknologi yang memiliki karakteristik ekonomis dengan cirri khas pertumbuhan yang cepat sebagai penghasil daging siap potong pada umur relative muda. Ayam broiler memiliki cirri-ciri antara lain bentuk dada besar, kuat dan penuh daging, temperamennya lamban dan tenang (Suharno dan Nazarudin, 1991).
             Masa  panen dari ayam tipe pedaging ini dapat dikatakan sangat singkat atau cepat jika dibandingkan dengan ayam yang lainnya, hal ini dikarenakan ayam ini merupakan ayam unggulan hasil seleksi yang dikhususkan pada produksi daging.
            Sepeti pendapat seorang ahli yang menyatakan  bahwa ayam potong (broiler) merupakan ternak yang paling ekonomis bila dibandingkan dengan ternak lain, kelebihan yang dimiliki adalah kecepatan pertambahan/produksi daging dalam waktu yang relatif cepat dan singkat atau sekitar 4-5 minggu produksi daging sudah dapat dipasarkan atau dikonsumsi (Murtidjo, 2003).
            Setelah melaksanakan praktikum selama 35 hari maka didapatkan bobot ayam yang dipelihara yaitu sebagai berikut;
Table 1. Bobot Badan
No
Kode ayam
Bobot awal (gr)
Bobot minggu I (gr)
Bobot minggu II (gr)
Bobot minggu III (gr)
Bobot minggu IV (gr)
Bobot akhir (gr)
1
D18.1
48
202
503
935
1257
1680
2
D18.2
46
231
439
872
1280
1602
3
D18.3
45
176
484
920
1352
1352 (mati)
4
D18.4
50
206
495
945
1470
1695
5
D18.5
53
254
614
1250
1780
2253
Jumlah
242
1069
2535
4922
7139
8582
Rata-rata
48.4
231.8
507
984.4
1427.8
1716.4

            Berdasarkan  data yang diperoleh di atas dapat terlihat dengan jelas bahwa bobot badan ayam broiler setiap minggu meningkat dengan cepat. Hal ini diakibatkan oleh tingkat konsumsi dari pada ayam sangat tinggi sehingga ayam cepat berkembang.
            Menurut pendapat seorang ahli yang menyatakan bahwa kisaran bobot badan dan waktu potong tergantung dari berbagai faktor, dimana bobot akhir dipengaruhi oleh jenis kelamin, bangsa ayam, suhu lingkungan, energi metabolis ransum dan kadar protein dalam ransum (Wahju, 1988)
             Dalam pemeliharaan ayam broiler ini hal yang paling jelas dapat dilihat, apakah ayam yang dipelihara sehat dan produksinya maksimal adalah pertambahan bobot badan (PBB) dari ayam. Agar  mendapatkan hasil pertambahan bobot badan ayam broiler dapat dilihat contoh rumus sebagai berikut:
PBB = Bobot ayam pada minggu (n) – bobot ayam sebelumnya
            Berdasarkan  rumus diatas diperoleh hasil data pertambahan bobot badan selama pemeliharaan ayam broiler setiap minggunya dapat dilihat pada table berikut:
Table 2. Pertambahan Bobot Badan Ayam Broiler (gr)
No
Kode ayam
PBB minggu I (gr)
PBB minggu II (gr)
PBB minggu III (gr)
PBB minggu IV (gr)
PBB minggu V (gr)
1
D18.1
154
455
432
322
430
2
D18.2
185
393
433
457
405
3
D18.3
131
439
436
432
-
4
D18.4
156
445
450
525
479
5
D18.5
201
561
636
530
486
Jumlah
827
2291
2387
2266
1800
Rata-rata
165.4
458.2
552
435,2
450

Pertambahan bobot badan ayam broiler pada saat praktikum ini tergolong sangat tinggi, sesuai dengan yang diharapkan walaupun ada ayam yang mati akibat diserang penyakit secara tiba-tiba.

 Ayam broiler jantan lebih efisien dalam mengubah ransum mejadi daging daripada betia. Ayam broiler jantan dengan bobot badan 1,66 kg membutuhkan rasum sekitar 2,94 kg, sedangkan untuk betina dengan bobot badan yang sama membutuhkan 3,26 kg (North, 1984).
Menurut North (1984), metode pemberian pakan yang dibatasi disesuai dengan kebutuhan yang diperlukan setiap harinya. Metode ini tidak cocok untu ayam broiler karena akan mengurangi pertambahan berat badan dan efisiensi pakan.
            Pakan yang baik adalah yang cukup mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh ayam (protein, lemak, abu, serat kasar, energi, vitamin dan asam-asam amino).
            Konsumsi pakan yang diberikan perminggunya semakin hari semakin meningkat, hal ini sesuai dengan pertambhan bobot badan ayam. Semakin tinggi pertambhan bobot badan ayam maka konsumsi pakanya juga semakin besar juga ataupu sebaliknya. Berikut ini adalah tabel konsumsi pakan ayam per minggunya.

Tabel 3. Konsumsi Pakan
Perlakuan
Jumlah ayam
Minggu I
Minggu II
Beri
Sisa
Konsumsi
Beri
Sisa
Konsumsi
Klmpk D18
5 ekor
1 kg
-
1 kg
2 kg
279 gr
1,721 kg

Minggu III
Minggu IV
Minggu V
Beri
Sisa
Knsmsi
Beri
Sisa
Konsumsi
Beri
Sisa
Konsumsi
3 kg
-
3 kg
5 kg
1,414 kg
3,586 kg
5kg
250 gr
4750 gr

 Data  diatas dapat terlihat bahwa tingkat konsumsi pakan dari pada ayam broiler  dapat tergolong dalam kategori  sangat tinggi. Setiap minggu dilakukan penambahan pakan yang banyak, semakin bertambah umur ayam semakin banyak pula ayam membutuhkan / mengkonsumsi pakan dan air minum untuk melangsungkan hidupnya.
Seperti yang diutarakan oleh seorang ahli yang menyatakan meningkatnya ransum yang dikonsumsi dengan kualitas yang baik, akan memberikan kesempatan pada tubuh ternak untuk meretensi zat-zat makanan yang lebih banyak, sehingga kebutuhan protein untuk pertumbuhan terpenuhi (Thomas.S, 1996)
Praktikan yang yang memebrikan pakan pada ternak kurang memeprhatikan, bagaimana cara memebrikan pakan yang benar dan kurang memperdulikanjumlah yang diberikan.
 Menurut pendapat seorang ahli yang menyatakan bahwa konsumsi pakan setiap ternak ayam berbeda beda  hal ini  dikarenakan beberap faktor yaitu energi dalam ransum, type ayam, temperatur dan iklim setempat, bobot badan, palatabilitas dan serat kasar ransum dan cara ayam makan. (Wahju, 1992).
Meningkatnya ransum yang dikonsumsi dengan kualitas yang baik, akan memberikan kesempatan pada tubuh ternak untuk meretensi zat-zat makanan yang lebih banyak, sehingga kebutuhan protein untuk pertumbuhan terpenuhi (Wahju, 1972).
Dilihat dari sifat ayam makan, ayam lebih suska pakan yang warnanya cerah dan teksturnya kasar atau berupa butir butiran. Jenis ataupun pakan ayam berbeda beda, sesuai dengan orang yang memberikannya, seperti yang diungkapkan oleh Sarmono (2007), bahwa ada beberapa bentuk pakan ayam buras yaitu tepung halus, tepung kasar, pellet, atau bijian yang utuh. Pakan tepung halus digunakan untuk fase starter, tepung kasar untuk fase grower, selanjutnya pakan ayam buras dewasa berbentuk pellet, biji utuh, atau tepung kasar.
Jumlah konsumsi pakan dan pertambhan bobot badan dari ternak ayam sangat mempengaruhi angka dari konversi. Angka konversi menunjukkan apakan ternak yang dipelihara menguntungkan ataupun sebaliknya.
            Angka  konversi  pada ayam broiler perlakuan kelompok D18 bisa dikatakan bagus. Karena besar dari konversi yang di dapat masih standar sehingga untuk menghasilkan pertambahan bobot badan ayam broiler 1 kg membutuhkan pakan sekitar 1 kg setiap minggunya. Seperti yang dikatakan Wahju, (1992) yaitu koversi ransum adalah jumlah ransum yang dikonsumsi untuk seitap pertambahan berat badan. Konversi ransum mecerminkan kesanggupan ternak dalam  memafaatkan rasum

Tabel 4.  Angka Konversi
No
Perlakuan
Konversi pakan
Minggu 1
Minggu 2
Minggu 3
Minggu 4
Minggu 5
1
Kelompok D18
1,035
0,78
1,15
1,59
2,63

            Menurut pedapat seorang ahli yang menyatakan bahwa  yang mempengaruhi tinggi rendahnya nilai konversi ransum adalah  konsumsi ransum dan pertambahan bobot badan. Pertambahan bobot badan yang semakin rendah pada tingkat konsumsi ransum yang sama akan menghasilkan nilai konversi ransum yang semakin besar ataupun sebaliknya  (Husry, 1998)

Berikut ini adalah hasil penimbangan dari karkas ayam yang broiler atau pedaging yang dipelihara .

Tabel 5. Bobot Karkas Bersih
No
Kode ayam
Berat Karkas
1
B7.1
1,295kg
2
B7.2
1,250 kg
4
B7.4
1,325kg
5
B7.5
1,650 kg

Sebelum ayam dipotong terlebih dahulu ditimbang bobotakhirnya sebelum diambil karkasnya. Bagian dari tubuh ternak yang dipisahkan adalah bagian organ dalam, khususnya sistim pencernaan, lalu kepala, kaki ayam, yang mana bagian bagian masing masing dipisahkan dan ditimbang.
Berdasarkan data diatas dapat dilihat dengan jelas bahwa ayam yang dipelihara pertumbuhan atau pertambhan bobot badanya cukup tinggi, hal ini dapat dilihat dari hasila khir karkas setelah dilakukan pemotongan
Hasil karkas yang diperoleh pada saat praktikum mempunyai nilai karkas yang bagus karena bobot bersih dari pada karkas yang sangat tinggi. Dagingnya bagus dan banyak mengandung lemak atau ayam dikatakan sangat gemuk. Karkas yang baik dapat menentukan nilai harga yang sangat tinggi. 

V. PENUTUP
5.1 Kesimpulan
            Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ayam broiler yang dipelihara selama 35 hari produksinya cukup maksimal dan bagus, hal ini terbukti dari pertambahan bobot badan ayam yang cukup tinggi.


5.2 Saran
Setelah melaksanakan praktikum ini diharapkan mahasiswa untuk  atau praktikan harus memperhatikan dalam pemberian pakan ayam, kebersihan kandang dan pemberian pakan maupaun air minum secara teratur.

DAFTAR PUSTAKA

Anas. 1999. Pemilihan Bibit Ternak Ayam Type Pedaging. Cetakan ke-5. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Kurniawan,P.1998.Cara Bertenak Ayam Pedaging.  Yudistira. Jakarta.

Loparst. 1996. Feed OF Chicken Broiler.Publishing Company Inc. England.

North. 1984. Comercial Chicken Production Manual. The Avi Publishing Company Inc. Wesport Connecticut.

Rasyaf, M. 1992. Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sinurat. 1999. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Cetakan ke-5. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Siregar, A.P, M. Sabrani, dan S. Pra. 1980. Teknik Beternak Ayam Pedaging di Indonesia. Cetakan I . Penerbit Margie. Jakarta.

Thomas, S. 1995. Pengaruh Pemberian Pakan Bermutu Terhadap Pertambahan Bobot Badan  Ayam. Disertasi. Universitas Padjadjaran. Bandung.

Wahyu. 1992. Ilmu Nutrisi Unggas. Cetakan ke-3. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.




                                                      LAMPIRAN
1. Pertambahan Bobot Badan
PBB Minggu I =  Bobot Minggu I – Bobot Minggu Awal


D18.1        = 202 – 48
                  = 154 gr
D18.2        = 231 – 46
                  = 185gr
D18.3        = 176 – 45
                  = 131gr
           
D18.4           = 206 – 50
                     = 156gr
D18.5           = 254 – 53
                     = 201 gr

PBB Minggu II = Bobot Minggu II – Bobot Minggu I


D18.1        = 532 – 216,5
                  = 315,5 gr
D18.2        = 455 – 187
                  = 268 gr
D18.3        = 508 – 189
                  = 319 gr
           
D18.4           = 518 – 200,5
                     = 317,5 gr
D18.5           = 512 – 201,5
                     = 310,5 gr

PBB Minggu III = = Bobot Minggu III – Bobot Minggu II


D18.1        = 848 – 532
                  = 316 gr
D18.2        = 846 – 455
                  = 391 gr
D18.3        = 821 – 508
                  = 313 gr
           
D18.4           = 825 – 518
                     = 307 gr
D18.5           = 811 – 512
                     = 299 gr

PBB Minggu IV = = Bobot Minggu IV – Bobot Minggu III


D18.1        = 1410 - 848
                  = 562 gr
D18.2        = 1315 – 846
                  = 469 gr
D18.3        = 1327 – 821
                  = 506 gr
           
D18.4           = 1371 – 825
                     = 546 gr
D18.5           = 1089 – 811
                     = 278 gr

PBB minggu V = = Bobot Minggu V – Bobot Minggu IV
D18.1        = 1840 - 1410
                  = 430 gr
D18.2        = 1720 – 1315
                  = 405 gr
D18.3        = 1400- 1327
                  = 73 gr
           
D18.4           = 1850 - 1371
                     = 479 gr
D18.5           = 1400 - 1089
                     = 311 gr




8 komentar:

  1. tidak salah hitung tuh pbb di minggu ke 2 dan ke 3 ? coba di cek ulang

    BalasHapus
  2. PROMO KHUSUS MEMBER BARU 15%

    DewaZeus adalah partner dari situs ZeusBola, yang merupakan master bandar bandar taruhan judi bola, Casino, Poker, taruhan sabung ayam online S128, CF88 DewaPoker, Live Casino Agen Resmi Lisensi Filipina Paling Terpercaya di Indonesia, hanya di zeusbola.biz.

    Yang Merupakan Agen Bola Sbobet Indonesia Terpercaya, ZeusBola telah berkerja sama bersama maskapai Sbobet beroperasi di Asia yang dilisensikan oleh First Cagayan Leisure & Resort Corporation, Manila-Filipina dan di Eropa dilisensikan oleh sang presiden Isle of Man kepada beroperasi juga sebagai juru taruhan sport sedunia.

    main judi pakai pulsa

    Ayo join sekarang di dewazeus.pw

    BalasHapus
  3. PROMO BONUS DEPOSIT HARIAN INDOKARTU

    Minimal Deposit!

    === 7 Permainan 1 USER ID ===
    JUDI KARTU ONLINE & AGEN POKER ONLINE
    INDOKARTU merupakan situs judi poker online Indonesia terpercaya dan terlengkap dalam menyediakan permainan poker online seperti poker online, domino online, bandar ceme online, blackjack online, Bahkan sebagai situs Agen Poker Online uang asli yang menyediakan transaksi dari bank BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, memberikan deposit kecil yang sangat murah dan menyediakan hadiah jackpot setiap harinya & bisa bermain dengan para player dari seluruh daerah yang ada di Indonesia. Main poker online terpercaya di judi kartu online

    indokartu.info

    Ayo join sekarang di indokartu.net

    BalasHapus
  4. JUDI ONLINE DEPOSIT PAKAI OVO

    Agen Judi Pulsa Terpercaya Di Indonesia, tingkatan agen Poker Online membentangkan pulsa merupakan sejenis bandar judi yang menjagokan pertunjukan poker online pada masa ini sudah banget sederhana degnan munculnya tontonan ini judi online deposit melalui pulsa fasilitas bernilai berkelakuan disebuah tontonan poker online yang sanggup kita jumpai kala ini memang buah bermula kian meningkatnya masa dan teknologi waktu ini didalam tontonan cagaran online. Sehubungan cukup menelantarkan pulsa lir modal sedimen tontonan di http://104.248.148.252/ online, personel sudah merenggut giliran yang selesa beraga dan membela permainan.

    Berpura-Pura memajukan pulsa didalam pergelaran poker online mestinya emang hendak makin mencebikkan anakbuah masa anda mengerjakan pergelaran agunan online. Atas datangnya sedimen melewati pulsa lalu awak akan dapat atas ringan bernilai berlagu lalu berprofesi jawara didalam sealiran pementasan poker. Atraksi judi online deposit dengan pulsa tentunya bakal menggenggam beberapa kegunaan bermain yang piawai berupa pulsa doang ataupun berbentuk uang betul didalam sewarna pertunjukan judi online.

    BACA JUGA:

    http://134.209.98.69/situs-agen-poker-online-deposit-pulsa-terpercaya/
    http://134.209.98.69/agen-judi-poker-online-deposit-pulsa-terpercaya/
    http://134.209.98.69/situs-agen-bola-deposit-pulsa-telkomsel-xl-dan-axis/


    Ayo daftar sekarang hanya di ZeusBola

    BalasHapus
  5. Permainan Slot Terbaik Dengan RTP Tertinggi Saat ini...
    Winning303 Menjadi Best Slot Agent Saat ini...
    Menawarkan Ratusan Permainan Slots Terbaiknya...
    -Pragmatic Play
    -Game Play
    -Microgaming
    -Spadegaming
    -De Macao Slot
    -Playtech
    -Top Trend Gaming
    -Habanero
    -Joker Gaming

    Pengalamanan Seru Akan Anda Dapatkan Disini...

    Segera Bergabung Dengan Kami...Dapatkan Bonus Rollingan Setiap Hari....

    Hubungi Segera:
    WA: 087785425244
    Cs 24 Jam Online

    BalasHapus

  6. Dapatkan keseruan dengan deposit minimal 10ribu di Donaco Poker...Menangkan bonus jackpot hingga puluhan juta rupiah tanpa ribet...

    Ikuti Promo Menarik Setiap Bulannya dari Donaco Poker...Dapatkan Bonus Chip Setiap Hari....

    Gunakan OVO pay untuk memudahkan dan mempercepat proses deposit anda!!

    Dapatkan Juga Bonus Dari Donaco Poker...
    - Bonus Deposit 15% New Member Weekend.
    - Bonus Deposit 10% Next Deposit Weekend.
    - BONUS DEPOSIT HARIAN 5%
    - BONUS ROLLINGAN MINGGUAN 0.5%
    - BONUS KEJUTAN LAINNYA

    Hubungi Kami Secepatnya Di :
    WHATSAPP : +6281333555662

    BalasHapus
  7. BONUS SETIAP HARI DARI DONACO POKER 2021

    Donacopoker adalah agen poker online Indonesia resmi yang melayani para pemain dari seluruh Indonesia untuk mendaftarkan diri dan bermain game kartu online yang unik. Untuk memberikan kenyamanan bagi pemain setia, Donacopoker hadir dan berikan bonus-bonus terbaik setiap harinya untuk semua game yang tersedia di Poker Online.

    Keuntungan Jika bermain di website
    - Proses Deposit dan withdraw maksimal 3 menit
    - 100% No admin dan No robot
    - Player vs Player
    - Fair Play

    Jalur Cepat:
    WHATSAPP : +6281333555662
    LINE : Donaco.poker
    CHAT SEKARANG

    Salam Kemenangan Untuk Anda.
    Terima Kasih.

    #DONACOPOKER #POKERIDN #POKERONLINE #BANDARCEME #CEME #DOMINO #SUPERTEN #CAPSA #OMAHA #BONUSPOKER #POKERTERPECAYA #DEPOSITPULSA

    BalasHapus
  8. Winning303 - Situs Judi Online Terpercaya

    Kunjungi Result Togel Terupdate Saat ini

    RESULT TOGEL

    Info lengkap Silakan di add WA : 0877 8542 5244
    Cs 24 Jam Online

    BalasHapus